FITUR Wakil Ketua DPC HANURA

Pulang Kampung Jadi Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Tanah Laut

10 Tahun lebih tinggal di Banjarbaru, disamping menuntut ilmu, kuliyah, dan bekerja, saya juga aktif mengikuti berbagai organisasi baik organisasi profesi, kepemudaan, kemahasiswaan, keagamaan, bahkan organisasi politik. Di Organisasi politik saya pernah More »

FITUR desa kikil

Pengalaman Menginjakkan Kaki Di Desa Kikil Kotabaru

Beberapa hari lalu (23-25/3/12) saya jalan-jalan ke  desa Kikil Kota Baru Kalimantan Selatan untuk keperluan bisnis (wess…) kecil-kecilan. Begitu banyak cerita dan pengalaman  yang ingin saya bagi disini, karena inilah pertama kalinya More »

FITUR Tambang Ilegal

Masyarakat Kecamatan Kintap Demo Tambang Ilegal

Sejak hari Senin (20/02/2012) kemaren masyarakat sekecamatan Kintap berdemo di jalan pelabuhan khusus batu bara di Desa Pandansari. Mereka menuntut agar para pengusaha batu bara bisa bekerja sama, yaitu dengan membeli hasil More »

FITUR Ular Sawa

Pengalaman Pribadi: Mencari Ikan dapat Ular Sawa (Pyton)

Kemaren baru beli lukah, niat hati menyalurkan hoby lama yaitu mamasang lukah, lukah pun dipasang. Ibarat orang bertani tanah sudah dicangkul, padi sudah ditanam, tinggal menunggu hasilnya. Tadi malam mimpinya dapat ikan More »

Lebih Cepat Lebih Baik

Kahirul Birri Ajiluhu Khat Tsulus 300x212 Lebih Cepat Lebih Baik

Kebaikan terbaik adalah yang tercepat

“lebih cepat lebih baik” selogan ini yang dibawa JK – Win dalam mengikuti pertarungan memperebutkan RI 1 pada PEMILU 2009 silam. Bukan pemilu yang kita bahas pada tulisan kali ini tapi terbatas pada kata yang menjadi selogan itu saja.

Selogan tersebut agak mirip dengan  satu ungkapan yang cukup terkenal dikalangan muslim, ungkapan dalam bahasa Arab :

Islam Itu Manusiawi (Hadits Bahasa Banjar)

Kada kawa dipungkiri ajaran Islam tu nang paling baik sudah, kada talalu barat banar kada juwa talalu ringan banar, jadi manusiawi haja tuh.. ada hadits nang manjalasakan masalah ngeto, supaya kita ne jangan talalu beban lawan ibadah, supaya kita jangan maninggalakan gawian kita mancari rajaki  mambari nafakah gasan anak bini.

Haditsnya diterjemahkan  dalam bahasa banjar, sabab lamun nang bahasa Indonesia banyak haja sudah:

Bahaya Warung Jablai

Berawal dari maraknya warung jablai dibeberapa daerah di Kalimantan Selatan, dan memuncak ketika warung jablai itu muncul tepat didepan rumahku. Emosi tak terbendung lagi, bebrapa jalan sudah ditempuh, mulai dari menkan pemilik warung yang menyewakan tempatnya, melapor ke kepala desa dan tokoh masyarakat,  melapor pada muspika secara tertulis, mendekati para ulama dan meminta agar mengisi pengajiannya dengan tema bahaya warung jablai,  sampai pada jum`at 16 Maret 2012  kemaren,  saya turun sendiri menyampaikan khutbah dengan tema yang sama: BAHAYA WARUNG JABLAI, berikut kutipannya:

Panyakit Hanyar dan Aneh

Dikampung tambunaiu ada tokoh masyarakat ngarannya sauli. Satu hari sauli mengeluhkan keanehan didirinya, dia kwatir dia sedang sakit namun sedikitpun dia tidak merasakan sakit.

Setiap kali dia membuang air besar, kotorannya selalu terpotong menjadi dua laksana gagogdoh pisang (pisang goreng).

Cara Mengetahui Satu Ungkapan Termasuk Hadits atau Bukan Menggunakan Media Digital

Sekarang ini, kita sudah hidup dizaman digital, sehingga apapun dengan mudah dapat kita ketahui secara cepat dan mudah.

Satu contoh umum, dalam skripsi yang halamnnya berjumlah misalnya 302 halaman. Dengan mudah kita bisa menemukan, berapa jumlah kata “adalah” jumlah kata “mungkin”, dan dengan sekali Enter kita bisa mengganti semua kata “adalah” menjadi “ialah” atau kata “mungkin” menjadi “makin” atau lainnya, menggunakan fasilitas FIND dan REPLACE di MS. WORD

Memaknai تعلموا قبل أن تسودوا

تعلموا قبل أن تسودوا

Sebuah pernyataan yang disampaikan oleh Sayyidina Umar Ibnu Khtattab  yang dalam kitab-kitab hadits, lafazhnya:

تفقهوا قبل أن تسودوا

Pernyataan tersebut dapat ditemui dalam Kitab  Shaih Bukhari pada pembukaan Bab Ightibath Fil Ilmi wal Hikmah. Atau  pada kitab hadits sunan addarimi nomor hadits 250, lengkapnya sebagai berikut:

Masyarakat Kecamatan Kintap Demo Tambang Ilegal

FITUR Tambang Ilegal

Sejak hari Senin (20/02/2012) kemaren masyarakat sekecamatan Kintap berdemo di jalan pelabuhan khusus batu bara di Desa Pandansari. Mereka menuntut agar para pengusaha batu bara bisa bekerja sama, yaitu dengan membeli hasil batu bara dari hasil penambangan manual oleh masyarakat sekitar  kecamatan kintap. Karena beberapa bulan terakhir para pengusaha batu bara menolak membeli hasil penambangan manualan mereka.