Kata yang selalu saya ingat dari seorang Mario Teguh, dengan kata-kata yang kurang lebih sama: “Do`a anda sudah dikabulkan, maka pantaskankanlah dirimu untuk menerimanya“. Kata ini sangat tepat untuk menterjemahkan firman Allah:
ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
memintalah, pasti aku kabulkan (QS. Gafir: 60)
Memantaskan diri untuk menerima sebuah do`a artinya berusaha semaksimal mungkin sehingga menjadi pantas mendapatkan apa yang ia inginkan; ingin masuk syurga maka pantaskan usaha dengan orang-orang syurga, atau ingin kaya maka pantaskan dirimu untuk menjadi kaya. Jika belum pantas, maka do`a anda akan “mengatung2 dilangit” menunggu anda memantaskan diri.
Jika demikian, tidak ada doa yang langsung dikabulkan tanpa usaha yang maksimal dari pendo`a, sesuai dengan firman Allah yang lain:
إِنَّا لاَ نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلاً
Allah tidak menyia-nyiakan balasan bagi usaha yang terbaik (QS. AlKahfi: 30)
من جد وجد