Tag Archives: Hadits Cinta

Jarang Berkunjung Menambah Kecintaan

cinta bunga 300x224 Jarang Berkunjung Menambah KecintaanMasih ingat waktu masih menjadi santri pondok pesantren; jarang pulang, jarang bertemu dengan keluarga dirumah, namun karena itulah kerinduan dan kecintaan kepada keluarga semakin bertambah, sehingga ketika bertemu seakan tidak ada sedikitpun kesalahan pada diri masing-masing karena kekutana cinta mengalahkan segalanya.

Rasulullah bersabda[1]

زُرْ غِبًّا تَزْدَدْ حُبًّا

Berkunjunglah jarang (tidak terlalu sering), niscaya akan bertambah kecintaan

Atas dasar hadits tersebut Yunus Ibnu Habib bersyair:

أَغْبِبْ زِيَارَتَكَ الصَّدِيقَ يَجِدْكَ كَالثَّوْبِ اسْتَجَدَّهُ إِنَّ الصَّدِيقَ يُمِلُّهُ أَنْ لَا يَزَالَ يَرَاكَ عِنْدَهُ


[1] Hadits ini tidak tercantum dalam Kutubuttis`ah, namun masih ada dalam kitab hadits yang lain. Hadits tersebut diambil dari Syu`bul Iman Tulisan Al-Baihaqi, nomor hadits 8362, dengan sanad lengkapnya sbb:

أخبرنا أبو حامد أحمد بن أبي خلف الاسفرايني بها نا محمد بن يزداد بن مسعود نا محمد بن عبد الله بن سليمان أبو الأيوب البصري نا عويد بن أبي عمران الجوني عن أبيه عن عبد الله بن الصامت عن أبي ذر قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم يا أبا ذر زر غبا تزدد حبا

Pesan Cinta Dari Rasulullah

pesan cinta 300x300 Pesan Cinta Dari RasulullahJanganlah takut jatuh cinta,  tidak ada yang aneh dengan cinta, cinta adalah tanda orang yang waras jiwanya, cinta memang diciptakan sebagai bagian dari manusia itu sendiri.

ومن ايته ان خلق لكم من انفسكم ازواجا لتسكنوا اليها وجعل بينكم مودة ورحمة ان في ذ لك لا يات لقوم يتفكرون

Dan sebagian dari dari tanda-tanda kebesaran Nya adalah Dia menciptakan pasangan–pasangan bagi kalian dari jenis kalian, agar kalian merasa tenang pada pasangan kalian dan Dia menjadikan diantara kalian rasa kasih sayang dan cinta. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda – tanda bagi orang-orang yang berfikir. (QS. Ar-Ruum: 26)

Setiap waktu, begitu banyak orang yang kecewa karena cinta dan menuangkan rasa kecewanya dengan makian yang mungkin sedikit membantunya, namun bagaimanapun mencegah lebih baik daripada mengobati, oleh sebab itu sebagai bentuk pencegahan ada sebuah pesan dari Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Turmudzi, dalam kitab sunannya, nomor 1920.

أَحْبِبْ حَبِيبَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ بَغِيضَكَ يَوْمًا مَا وَأَبْغِضْ بَغِيضَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ حَبِيبَكَ يَوْمًا مَا

Cintailah kekasihmu sesederhana mungkin, karena bisa saja kekasihmu itu suatu hari nanti  menjadi musuhmu, dan bencilah musuhmu sesederhana mungkin karena bisa saja suatu hari musuhmu itu menjadi kekasihmu.

Pesan hadits ini memang sangat sulit untuk di laksanakan, namun paling tidak pesan ini akan dapat meredam kekecewaan yang sudah terlanjur terjadi karena perasaan cinta yang luar biasa telah dihianati dan timbul kebencian yang luar biasa pula. Pada saat itu kita mulai belajar untuk membencinya sesederhana mungkin karena bisa saja dia menjadi kekasih kita lagi.